…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

buku bapak

Posted in puisi by daengrusle on December 22, 2014

buku bapak

dan sudahlah beku,
semua ingatan, melambai lesu
pada ruas-ruas buku
sehangat jejak jemari tuamu,
tersisa di setiap sudut lembar

dan lihatlah kini mataku memanjat kenangan
pada deretan kata seperti tahun berlalu
mengendapkan waktu, dan
mereka ulang garis bibirmu
menuntun aku pulang

ajari aku lagi, bapak
mengeja segala, seperti pelukmu!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: