…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

hijrah

Posted in Kenangan, puisi by daengrusle on June 4, 2014

setiap detik adalah jejak, seumpama titik di bentang garis
dalam rentang ribuan detik yang panjang, jejakmu akan membeku terkenang-kenang
lihatlah, lima tahun sudah kau mengukir kesan
dan siapa yang sudi menghapus jejak panjang itu?

orang menyebut horizon, ketika mata melukis garis yang panjang
seperti itu mungkin, panjang jejakmu yang tak ada akhir
kita boleh menapak di benua berbeda, dengan bahasa yang asing dan wajah-wajah aneh
tapi siapa yang mampu memutuskan ikatan hati?

hijrah, kata seseorang, selalu menjadi jalan yang lengang
tapi juga indah, kalau kau mencari yang baik, yang beda, dan yang baru
masa depan, mungkin akan menemukan jawaban terbaik
di jejak yang lengang itu.

[abu dhabi, 4 juni 2014]

Advertisements