…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

Karaeng Ta Data, Ratu Adil dari Makassar

Posted in Indonesia, Sulawesi Selatan by daengrusle on June 5, 2012

Postingan ini bukan tulisan saya, tapi murni kutipan atawa copy paste dari link dgn judul: Karaeng Ta Data, Raja Yang Menghilang Secara Ghaib.

Saya tertarik mengunggahnya karena berkaitan dengan topik menarik; gerakan messianisme atau ratu adil di Makassar yang mungkin jarang diungkap. Selamat membaca.

*******

Karaeng Ta Data, atau Abubakar Karaeng Ta Data Bin Amas Madina Batara Gowa, raja Gowa yang ke XXVl (26), oleh masyarakat umum dikenal dengan nama Karaeng Sayangnga ri Beba (Raja yang gaib di Beba). Sewaktu berumur 8 tahun, ayahnya wafat dalam keadaan bergerilya menentang kekuasaan VOC dan pasukan raja Gowa yang ditunjuk VOC.

Mendengar wafatnya Batara Gowa, sebagian besar rakyat Gowa memilih Karaen Ta Data sebagai pemimpin perjuangan melawan VOC, walaupun dia masih belia. Karena banyaknya orang yang berjuang mengatas-namakan titisan Batara Gowa, Karaeng Ta Data tampil di kerajaan Gowa tahun 1798. Dan memaklumatkan dirinya sebagai Sombayya ri Gowa menggantikan ayahnya, Batara Gowa, atas desakan sebagian besar rakyat Gowa.

I Mannawari Kr. Bontolangkasa Sultan Abdul Hadi sebagai Raja Gowa pada waktu itu, dan dibantu oleh pasukan VOC, kemudian memerangi Karaeng Ta Data.
Karena mendapat tantangan dari VOC, maka dia berangkat ke Ambon dan Flores untuk berlindung kepada pejuang-pejuang Gowa yang terlebih dahulu berada disana.
Pada tahun 1812, Karaeng Ta Data meminta izin kepada Resident Inggris, Richart Philips, yang kebetulan berlabuh di pulau Ambon untuk bersurat kepada pimpinan VOC, agar dia diberi tempat untuk menetap di salah satu negeri di kerajaan Gowa. Karaeng Ta Data kemudian menetap di Beba, Galesong. (more…)

Advertisements