…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

kabar dari sebuah kotak tipis berbungkus bendera

Posted in puisi by daengrusle on June 29, 2010

l’histoire se répète? bukankah sejarah selalu berulang?
tapi ia tak menemukan pembenaran di sore itu

pada sebuah kotak tipis berbungkus bendera
kabar itu disampaikan, dan ia mencoba bersabar
ia membukanya dengan tatap nanar
padanya ia membaca sebuah premis
“History repeats itself because no one was listening the first time”

ia renta oleh kebanggaan, nafasnya tersengal dipenuhi riak-riak kenangan
di dalamnya, bergemuruh pekikan yang dulu saban hari dimuntahkan “forza!”
bibirnya masih menyimpan pekikan-pekikan itu, hingga sekarang
berpuluh-puluh tahun semenjak cintanya jatuh di selembar bendera

di bungkus kotak tipis itu, ia pelan memindahkan hati dari dadanya
darah kecoklatan nyaris menghitam menetes perlahan di atas bungkus berbentuk bendera
aku tak hendak membuangmu, hanya melipatmu
menyimpanmu sejenak hingga pesta ini usai, bersabarlah

ia sedikit tertawa getir ketika senja menyambutnya dengan cahaya yang pias
seakan mentari dan rembulan berselingkuh mengabaikannya

ketika malam mulai berkunjung, tanpa rembulan
tunggulah, empat tahun lagi kalian akan tahu

*dipersembahkan untuk penggemar Italy, Inggris, Prancis, dan tim-tim lain yang sudah memastikan pesta piala dunia usai sudah*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: