…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

Jika Anda Mengaku Melihat Tuhan

Posted in Kenangan by daengrusle on April 14, 2010

Alkisah seorang berperawakan kurus, berbusana kumal dan kulit yang gelap memasuki sebuah kota bernama TakBertuan. Kota ini hanya dihuni oleh lima orang sahaja, seorang teolog – ahli kalam, seorang filosof, seorang sufi, seorang qawariyyun, dan seorang fuqaha bermanhaj apa-aja-yang-penting-sesuai-dengan-ulama-tempo-doloe.

Sesampai di gerbang Kota TakBertuan, si orang asing itu berteriak lantang, “Hai penduduk kota, saya baru saja bertemu Tuhan di luar gerbang kota ini!

Dialog Dengan Teolog
Sang teolog adalah orang yang pertama-tama menjumpai sang orang asing, kemudian mewawancarainya.
“Siapakah Anda yang menyatakan baru saja menjumpai Tuhan?
“Saya seorang Nabi”
“Apa buktinya Anda seorang Nabi?
“Saya baru berjumpa Tuhan, dan Dia mengangkat saya sebagai Nabinya”
“Apa lagi yang diberikan Tuhan pada Anda?
“Saya dianugerahi mujizat dan membawa risalah kenabian”
“Coba terangkan risalah yang Anda dapatkan itu dan mujizat seperti apa?
Sang Nabi kemudian menjelaskan risalahnya, rukun-rukun nya, perintah-perintahnya dan lengkap dengan mujizat.
Sang teolog mencatat semua penjelasan sang Nabi dan menuliskan semua dogma-dogma yang terkandung dalam risalahnya. Sang teolog puas, kemudian pulang ke rumah untuk menyimpan dogma-dogma tersebut.

Dialog dengan Filosof
Sang Filosof, yang mendapatkan kesempatan ke-dua kemudian menghampiri sang orang asing.
“Anda baru saja menjumpai Tuhan, betulkah?
“Betul. Baru saja saya menjumpai nya di luar gerbang”
“Seperti apa wujud Tuhan. Apakah pernyataan Anda otentik dan memenuhi semua alasan yang cukup untuk membenarkan pernyataan itu?
Sang filosof kemudian berdebat dengan sang orang asing tentang Tuhan yang baru saja ditemuinya. Mulai dari kemutlakan wujud nya, sifatnya, hingga bagaimana Tuhan bisa bermanifestasi menjadi wujud yang dijumpai sang orang asing”.
Selesai berdebat, dengan segala macam aksioma yang dihasilkan dari perdebatan serius itu, sang filosof pulang ke rumah dan membuat rangkaian alasan-alasan yang bisa membenarkan atau meragukan pernyataan si orang asing.

Dialog dengan Qawariyyun.
Sang qawariyyun hanya bertanya sekali, “Apakah betul Anda baru saja bertemu Tuhan?
“Betul, Dia berada di jarak lima puluh hasta dari gerbang ini” kata sang orang asing. “Dan aku lah Nabi yang diutusnya”
Sang Qawariyyun kemudian berjalan menuju gerbang kota. Dan memandang ke kejauhan seperti tercenung, seperti apa rupa Tuhan yang baru menjumpai si orang asing. Dia terpaku lama sekali, hingga kemudian setelah puas pulang ke rumah. Merenungi rupa Tuhan yang baru dijumpai si orang asing.

Dialog dengan Sufi
Sang sufi tak bertanya sepatah kata pun dengan orang asing. Ia langsung menuju gerbang kota dan keluar menuju tempat yang ditunjukkan oleh sang orang asing sebagai tempat pertemuannya dengan Tuhan. Sang sufi tak pernah kembali lagi bahkan hingga keesokan harinya.

Dialog dengan Fuqaha bermanhaj apa-aja-yang-penting-sesuai-dengan-ulama-tempo-doloe.
Sang Fuqaha keluar dari rumahnya membawa golok. Demi melihat sang orang asing yang mengaku baru saja melihat Tuhan dan mengaku nabi, ia segera menghunus golok.
Sekali tebas, kepala sang orang asing terlepas dari tubuhnya.
“Persoalan selesai!
Demikian ujar sang fuqaha dengan senyum tipis mengembang di bibirnya sambil membersihkan sisa darah yang masih melekat di bilah goloknya. Ia kemudian pulang ke rumah kembali beribadah sesuai manhaj yang diyakininya. “Terimakasih Tuhan telah membimbing tangan saya untuk menegakkan yang hak dan menumpas kemungkaran“.

Termasuk yang mana Anda?

dikutip dari kuliah Mysticism-ICAS, dengan banyak penyesuaian dari saya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: