…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

Pembelajaran dari Pilkada DKI

Posted in Renungan by daengrusle on August 9, 2007

Dari hasil quick count di beberapa Media, pasangan Fauzi-Prijanto ditengarai berhasil memenangkan Pilkada DKI dgn estimasi suara sekitar 56%. Namun ada tiga hal yang sebenarnya buat saya yang sangat menarik dari pilkada DKI ini adalah;

1. Suara PKS yang Solid. Kalo misalnya memang pasangan Adang-Dani kalah sebagaimana hasil quick count, hal yang harus dicermati dgn baik oleh si kumis adalah bahwa pemilih yang 45% yang memilih Adang-Dani adalah pemilih solid (mayoritas dari PKS), so siap-siap saja di pemilu 2009 partai Islam muda ini akan lebih berjaya. Bandingkan dengan suara si Kumis yang dapat ‘cuman’ 58% saja, padahal didukung oleh 20-an partai, atau 75% suara di DPRD…(dalam hati, membicarakan masalah ini, saya jadi gembira,..hehe, maaf ya)..Makanya para partai-partai pendukung pak Kumis itu mesti hati-hati dan effortnya extra keras untuk persiapan pemilu 2009. Pilkada ini seakan menjadi barometer terkini peta kompetisi pada pemilu 2009 nanti.

2. Legitimasi akibat tingginya Golput. Jangan lupa, menurut kabar, jumlah golput di Jakarta sangat tinggi (belum ada konfirmasi data nya), nah kalau suara Adang-Dani ditambah suara golput, saya yakin lebih besar dari suara pak Kumis…So, bisa dibayangkan seberapa kuat sih legitimasi pak Kumis?

3. Pembelajaran dari fakta ini, PKS seharusnya tidak mendaftar Cagubnya tergesa-gesa. Ada pelajaran penting lagi terkait butir pertama, menurut saya adalah kesalahan PKS dan pasangan Adang-Dani. Dengan peta perimbangan pemilih partai sebagaimana yang saya sebutkan di butir pertama, seharusnya PKS dan Adang-Dani pada waktu regitrasi cagub-cawagub menunda pendaftaran sehingga pendaftaran sesuai batas waktu dibatalkan (kalau cuman satu pasang calon, pilkada bisa ditunda). Karenanya KPUD bisa memberi kesempatan kepada calon lain untuk mendaftarakan diri, misalnya calon independen. Dengan pasangan calon yang lebih dari dua, tarohlah minimal 3 pasangan, maka sudah bisa ditebak siapa yang akan memenangkan Pilkada DKI. Jangan lupa, pemilih PKS adalah pemilih yang sangat solid, sulit untuk berpindah ke lain hati. Mereka adalah pemilih dan kader yang konsisten dengan ideologi kepartaiannya, beda dengan pemilih partai lain yang sangat pragmatis, apalagi kalo politik uang sudah merasuki mereka. Mudah2an ini jadi pelajaran buat PKS dan partai lain.  Post note. Ada analisa atas comment dari kang Dirga mengenai butir ini, agak riskan juga kalo kang Adang-Dani membatalkan/mengundurkan pendaftarannya karena bisa jadi pak Kumis dan teman2nya justru akan bermain politik tak kalah cerdiknya (atau kotor?) dengan mengajukan calon alternatif lain (baca: pasangan boneka) hanya untuk memenuhi quorum dua pasang calon. Akibatnya jauh lebih fatal, pasangan Adang-Dani akan tersingkir dan tidak jadi mencalonkan diri. Weleh!

saya pikir itu hasil analisa saya yang agak tumpul ini…

Advertisements

7 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Dhika said, on August 9, 2007 at 9:52 am

    :), untuk poin 3 agak ‘riskan’; denger kabar langkah itu sudah hendak ditempuh, cuma bang kumis juga sudah nyiapin calon boneka buat bikin yg daftar lebih dari satu. di sisi lain, rasanya kurang etis, ketika di awal mengundurkan diri (membatalkan pendaftaran), namun ketika dibuka lagi, ndaftar lagi.

  2. Ifool said, on August 9, 2007 at 12:41 pm

    Bang Rusle’, halah..!!! 🙂

    sy setuju dengan komentar kang Dhika di atas. trlalu riskan. sy kira PKS mmg sudah memperkirakan kemungkinan2 itu…qta mgkn tau lah bagaimana “kepiawaian” berpolitik org2 dr kubu kuning dan merah itu. utamanya org2 kuning, yg pernah 30-an tahun lebih menguasai peta per-politik-an di tanah air, pasti mereka sdh bisa membaca strategi2 sprti ini.

    sy koq curiga ya ada cosnpiracy theory di balik pilkada ini. kenapa keputusan MK soal calon independent keluar justru setelah DKI resmi menutup masa pendaftaran calon Gub & Wagub..
    sengaja ?, ato cuma kebetulan..?

    Wallahualam…

  3. Tommy said, on August 9, 2007 at 10:51 pm

    ah mau ngomong apa lagi ya udah emang kalah..makanya PKS jangan sok suci..

  4. Tommy said, on August 9, 2007 at 11:02 pm

    percayalah perolehan PKS nanti bisa tetap spt saat ini saja sudah baik..ingat, pilih partai beda dengan pilih orang, kasus Partai Demokrat, cuma dapet berapa pada saat PEMILU legislatif, tapi waktu SBY maju, SBY bisa menang kan?

    Gak bakal PKS bisa tambah banyak, lha isinya sekarang sudah maling semua berkedok Islam..

  5. rusle said, on August 10, 2007 at 8:09 am

    Mas Tommy,
    analisa anda betul di paragraph awal, bahwa percayalah perolehan PKS bisa tetap sama. Justru itu mungkin yang diharapkan mereka, dengan meraup nyari 45% suara, berarti kemenangan pemilu 2009 sudah didepan mata. Bandingkan dengan hasil keroyokan Bang Kumis dan teman2nya, yang dari 23 partai hanya meraup 56% suara. Nah siapa yang menang kira-kira, siapa yang kalah kira-kira?
    Politik, jangan dilihat hitam dan putih. 🙂

    Tentang pernyataan Anda terakhir, walaupun saya bukan simpatisan PKS (saya memilih partai Amien Rais di dua pemilu lalu), tapi saya sebagai warga negara kok merasa kurang nyaman dengan komentar anda yang kurang terdidik itu, komentar itu apakah menunjukan pribadi Anda yang gemar menuduh, tapi dalam waktu yang sama anda BERBOHONG menuliskan alamat email Anda ketika memasuki blog saya?

    Siapa yang maling sesungguhnya? Anda menjadi maling atas kepercayaan yang sedang dibangun, bukan?

  6. Anang said, on August 11, 2007 at 12:44 am

    yang menang si kumis dan diiringi dengan bencana gempa bumi.. 😀

  7. guebukanmonyet said, on August 11, 2007 at 5:47 am

    Saya betul-betul kecewa PKS dan pasangannya kalah, walau kalahnya juga sangat terhormat sich. Masa masyarakat Jakarta harus dipimpin oleh orang lama yang kebobrokannya sudah terbukti selama lima tahun kedepan? Ach, payah banget.

    Tapi saya acungkan jempol buat PKS yang semakin lama semakin solid dan luar biasa. Hebat dech didukung kerja kerasnya untuk memberikan kedamaian politik d Jakarta dan Indonesia!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: