…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

Ayo Menulisi Makassar di Panyingkul

Posted in Renungan by daengrusle on July 20, 2007

pengasong-kecil.jpg

Saya, dan beberapa teman passompe perantau di luar Makassar tentunya sangat merindukan kisah dan cerita tentang Makassar.
Keterikatan secara kultural membuat kami selalu mencari tahu seperti apa Makassar sekarang?
apakah dia masih tetap kotor, panas dan semrawut?
ataukah dia sudah jadi megapolitan yang sukses dengan Gerakan membaca nya dan Great Expectation nya?
ataukah Makassar tidak ada geliat sama sekali?

bagaimana kabar Benteng Fort Rotterdam yang dulu menjadi tempat Diponegoro ditawan dan Hasanuddin menyerah kalah?
bagaimana kabar Pasar Sentral dan Pusat Pertokoan yang dulu saya sering melewatinya dengan ketakutan karena ada mitos Tata Saraila sering culik anak-anak SMP di situ?
bagaimana kabar bencong Karebosi, masihkah sangar dan beroperasi disana?
bagaimana kabar BTP dan perang rasial nya, sudahkah damai disana?
bagaimana kabar penjual lappo, penjual bassANG, penjual Coto bagadang, penjual gerobak kue, dll?
bagaimana kabar Perang antar Kampung di Bara-baraya, Ablam?
bagaimana kabara Pammolongan dan daerah tergolong “Texas” lainnya

lewat tulisan rekan-rekan, kami bisa ikut membaca Makassar kini…

kemaren, saya melewati 10 hari di Makassar dengan penuh inspirasi….maun nulis ini, mau nulis itu…
15 menit menumpang becak ke Losari membuat saya bisa bercerita apa harapannya daeng Becak itu, 10 menit bercengkerama dengan tukang foto kilat membuat saya menulis kisahnya di blog, 5 menit nyari koran di kios temanku menggugah saya menulis puisi ttg perempuan di Pongtiku, satu jam di pantai Losari membenamkan saya dengan ratusan foto sunset dan sunrise Losari yang indah, pagi-pagi terbangun di Pannampu…wow betapa hidup musik pasarnya…

Makassar, buat saya yang jauh ini, adalah kota inspirasi…

teman, bantu saya dengan berbagi dan mengirim cerita ttg Makassar dan sekitarnya ke http://www.Panyingkul.com

Tidak tergerakkah anda untuk menulis dan menceritakan Makassar dari mata kita sebagai warga yang biasa-biasa saja?
Saya kira sebagai blogger, kita memiliki potensi besar untuk menjadi penulis, yang tidak perlu hebat, yang penting bisa memotret lingkungan dan menerjemahkannya dalam tulisan.

Advertisements

7 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Ifool said, on July 20, 2007 at 11:38 am

    ini usul yang bagus skali daeng..

    sy yakin banyak manfaatnya, bukan cuma sebagai pengobat rindu untuk para perantau, tapi siapa tauk juga bisa jadi semacam “bantuan” untuk pemerintah kota dalam meningkatkan janjinya memperbaiki Makassar, selain itu pasti bisa jadi iklan untuk orang luar Makassar untuk mengenal Makassar dan syukur2 mau berkunjung ke sini..

    siap..!!!, mulai sekarang, saya mau coba-coba sering2 nulis ttg Makassar…

    btw:
    sudami sy kirim tuisanku ke Panyingkul.com…mudah2an dimuatji..tengs untuk infonya….

  2. rusle said, on July 20, 2007 at 1:06 pm

    ifool:
    sekedar info, buku panyingkul juga dipersembahkan buat Makassar, dikasih langsung ke walikota Ilham Siradjuddin….:)
    jadi bisa jadi masukan buat pemerintah…

  3. aRuL said, on July 20, 2007 at 2:44 pm

    iya daeng… karena status sama2 berada di luar makassar… jadi kayaknya ingin sekali memperkenalkan makassar dan sekitarnya… tenang saja…. beberapa artikelku tentang mksr dsktrnya.
    okeh kapan2 saya tulis ji itu.. hehehe

  4. sultanhabnoer said, on July 23, 2007 at 11:28 am

    Daeng Rusle,
    Daeng kan juga rajin nulis di panyingkul, bagaimana kalau daeng yang tulis. eh.. daeng, adami bukuku Makassar di Panyingkul dari Kak Ly dan Kak Farid. Ada tulisan ta di situ. Semoga terus berkarya!

  5. ippank said, on July 23, 2007 at 11:57 am

    hmmm, makassar yang kata-kata orang identik dengan kekerasan,tapi menurut saya makassar merupakan kampung kedua.
    Pernah ingin buat website ttg makassar yang setara dengan yogyes.com tapi ada beberapa kendala teknis yang kami alami apalagi waktu itu pemerintah kota lagi gencar-gencarnya berslogan”Great Expectation”.Pernah juga rencana membuat website wisata kuliner di makassar tapi lagi-lagi ada kendala.

    ya semuanya tgl kenagan apalagi udah satu tahun tdk ke makassar.jadi tdk tau perkembangan kota makassar

  6. Panyingkul! said, on July 27, 2007 at 5:05 pm

    Ya..ayo tuliskanlah…kalo ada kendala hubungi si empunya blog ini dan dengarkan pengalamannya berbagi kabar selama ini sebagai citizen reporter di Panyingkul! Kami tunggu di Panyingkul! ::ly::

  7. chilops said, on October 29, 2008 at 5:40 pm

    sorry boss, apa ini blognya ruslelang bandung, gimana kabar cika


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: