…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

Kenapa abang menembak saya?

Posted in Renungan by daengrusle on May 31, 2007

marinir

Abang mungkin tak kenal saya, atau baru tahu nama saya
saat membaca koran pagi ini
atau menonton berita semalam sehabis abang menonton sinetron Intan
kemaren, 30 mei di desa kami Alas Telogo Pasuruan
abang dan kawan-kawan memberondong kami dengan peluru
peluru dan senjata yang katanya dibeli dari duit kami juga
ya, sayalah yang abang tembak kemaren siang
saat saya sedang bercanda dengan anak kecilku
saat saya sedang riangnya di teras rumah

Abang, atas nama pembelaan
kenapa Abang tega melepaskan peluru
walau kata komandan Abang itu tembakan pantul
tapi kenapa serpih daging dan darah kami yang malah memantul?
walau kata komandan Abang itu pembelaan diri
tapi kenapa peluru yang membela Abang?
bukankah Abang terkenal hebat dalam bela diri
satu lawan satu pun, lelaki-lelaki kami tak sanggup menjatuhkan Abang

Abang, tak lihatkah Abang?
perutku berisikan janin 5 bulan
empat bulan lagi, seorang anak ceria bakal lahir di rumah kami
menyebarkan canda dan harapan…
tapi kenapa Abang merenggutnya?
dan ibu yang sedang memarut kelapa
dan anak kami yang sedang bermain
kenapa?
atas nama pembelaan diri?
atas nama tanah?

Kata Abang, ini karena tanah yang kami serobot
tapi kenapa nyawa kami sebagai hukumannya
bukankah kita mengenal musyawarah
dan bukan amarah..

atas nama Dewi Khotijah
30 May 2007, Alas Telogo Pasuruan

Advertisements

13 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. ariaristides said, on May 31, 2007 at 2:00 pm

    Kalo kata temen saya sih jalanin aja lagi program tentara masuk desa (dulu AMD: ABRI masuk desa) tapi dengan syarat mutlak yaitu mereka masuk tanpa senjata. Senjata mereka ya pacul, atau sekop untuk bangun jalan atau jembatan. Tapi apa tentara mau? Lha wong mereka sejak jadi calon prajurit dilatih untuk menembak dan membunuh.

    Atau bubarkan saja tentara yang suka bunuhin rakyat sendiri? Seperti mars ABRI yang diplesetin semasa saya dan teman-teman kuliah dulu suka turun ke jalan:

    Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
    Tidak berguna, bubarkan saja
    Diganti Menwa, ya sama saja
    Lebih baik diganti Pramuka…

  2. borneo-pkl said, on May 31, 2007 at 3:36 pm

    apa pun alasannya, memang sangatlah tdk beralasan (oknum) tentara (marinir AL) ‘tuk mnembak seorang rakyat/ibu yg smestinya dilindungi, tdk bersenjata, tdk sedang melawan,…

  3. Ucha said, on May 31, 2007 at 4:02 pm

    Entah kenapa dari dulu saya tidak suka aparat.

  4. Dhika said, on May 31, 2007 at 8:51 pm

    saya agak yakin pasti ada provokasi, cuma siapa yang lebih memprovokasi siapa itu yang belum jelas. namun bagaimanapun juga yang bawa senjata itu harusnya lebih mampu mengendalikan diri, apapun alasannya!

  5. Paccarita said, on June 1, 2007 at 3:10 am

    maaf postingannya tidak sesuai komen hehehe
    ——

    Ada lomba lagi! Angingmammiri mengadakan LOMBA ENTRY FOTO BLOG dan LOMBA KARAOKE info lengkap silakan kunjungi http://angingmammiri.org/ Ikutan yaaaa!

  6. na said, on June 1, 2007 at 3:48 am

    Daeng..berkunjungka
    tabe’ diii

  7. imcw said, on June 1, 2007 at 9:09 pm

    tni saat ini sudah stress berat…ibarat orang yang stress dan hampir gila maka perlu dimasukan ke rumah sakit jiwa…

  8. qordon said, on June 4, 2007 at 7:24 pm

    Mars ANGKATAN BERSENJATA PREMAN

    ANGKATAN BERSENJATA LAGAKNYA KAYAK PREMAN
    NEMBAKIN RAKYAT
    NAKUTIN RAKYAT
    MEMALAK RAKYAT
    MENYIKSA RAKYAAAAT
    PADAHAL DIA DATANG DARI RAKYAAAAAT.

    PANGKAT, SENJATA, YANG MEMBUAT SOMBONG
    PERDULI SETAN RAKYAT YANG DIBERONDONG
    KARNA TIDAK PERNAAAH PERANG, RAKYATNYA YAAANG DISERANG….

    PADAHAL DUITNYA DARI RAKYAT.
    PADAHAL PESTOLNYA…. dari mana ya? DARI RAKYAAAAAAT.

    Aaah.. Mati deh Engko…

    By: Nadda
    Mau denger lagunya? klik
    qordon.multiply.com

  9. yg punya blog ini said, on June 5, 2007 at 9:48 am

    thanks teman2 yang udah isi koment disini…sepatutnya memang kita memaki saja para aparat itu…tapi mungkin itu hanyalah solusi temporer bahkan naif…mari kita memantau proses hukumnya supaya ketahuan bahwa makian kita valid adanya….walau dengan proses hukum yang adil pun, para nyawa korban tetap saja tak bisa kita kembalikan jiwanya ke keluarga masing2..

  10. dhank Ari said, on June 8, 2007 at 10:03 am

    nice poem….really nice poem…

  11. Ifool said, on June 12, 2007 at 4:05 pm

    yang jelas ada kesalahan dalam mempraktikkan demokrasi..

    dari rakyat, untuk rakyat..dipraktekkan juga secara membabi buta oleh para marinir itu..sayang ya..

  12. jeremias said, on August 19, 2008 at 10:35 pm

    menurut gw bubarin aja tuh tentara….
    biar aja negara kita gak ada tentaranya…
    paling2 kalo negara kita gak ada tentaranya
    negara2 laen gak segan2 ngejajah kita…
    paling kita di intimidasi negara2 laen…
    terus negara kita makin gak aman…
    terus investor2 asing menarik semua investasinya dari negara kita…
    terus negara kita makin miskin n hutang makin banyak…
    pengangguran juga makin banyak deh…
    terus negara kita berharap belas kasih negara lain buat di jajah aja asal dikasih makan…
    karena banyak orang kelaparan n makin banyak pengangguran…
    akhirnya sesama rakyat indonesia kita saling berebut makan…
    saling rampok n akhirnya kerusuhan n penjarahan dimana2…
    polisi gak dapat ngatasin masalah ini…
    polisi bingung mau minta bantuan dari mana…
    akhirnya dia menghadap komandannya TNI untuk minta bantuan…
    ternyata pas komandan itu di temuin beliau baru pulang dari tempat kerusuhan sambil membawa 2 karung beras…
    akhirnya polisi baru inget… ” Oh iya… TNI kan udah dibubarin… berarti ribuan tentara yang dulu menjaga negara ini juga ikut tawuran n ngejarah barang2… kan mereka udah jadi rakyat biasa…”
    THE END

  13. jeremias said, on August 19, 2008 at 11:03 pm

    apakah ada yang bisa menjamin negara kita akan lbih baik kalo gak ada tentaranya?
    atau cuma sekedar ucapan tanpa berpikir panjang?
    apakah ada yang sanggup menggantikan posisi dan tugas tentara dan negara kita menjadi lebih baik?
    kalo ada siapa? bagaimana?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: