…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

Muharram, Asyura, dan pembantaian itu…

Posted in Renungan by daengrusle on January 19, 2007

asyura

Selamat tahun baru Hijriah, 1 Muharram 1428H! Semoga dunia Islam dan dunia keseluruhan umumnya, dan Indonesia khususnya menjadi lebih baik di tahun ini. Amin!

Gambar diatas adalah ilustrasi kuda tunggangan Imam Huseyn bin Ali bin Abi Thalib yang kembali ke kemah beliau karena tuannya telah tewas dibantai oleh tentara Yazid bin Muawiyah.

Muharram  (محرّم) adalah bulan pertama tahun penanggalan Islam, Hijriyah. Ditetapkan pertama kali oleh Khalifah Umar ibnu al-Khattab atas saran dari menantu suci Rasulullah SAWW, yakni Imam Ali bin Abi Thalib karamalLahu wajhahu. Rasulullah SAWW sendiri, dengan perkenan Allah SWT dalam firmanNya, menetapkan bahwa bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (Rajab, Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram), dan didalamnya dilarang melakukan peperangan dan tindak kekerasan lainnya, walaupun kemudian di-mansukh kan oleh sebagian ulama disebabkan banyaknya pembantaian dan peperangan yang terjadi dibulan ini, seperti misalnya pembantaian atas diri Imam Huseyn bin Ali di padang Karbala, 10 Muharram 61H. Rasulullah SAWW juga menetapkan bahwa Muharram adalah bulan nya Allah (shahrulLah) dan merupakan bulan yang mulia sesudah Ramadhan.

Sebagaimana umumnya menyambut tahun baru, umat Islam dibeberapa negara juga merayakannya sebagai hari permulaan tahun, berdoa semoga tahun ke depan menjadi tahun yang lebih baik dari sebelumnya. Tahun baru bisa berarti juga kelahiran kembali, reposisi semangat dan motivasi, menjadi momentum untuk meneguhkan tekad menghadapi hidup. Namun dibeberapa negara, dan dibeberapa komunitas Muslim Syiah, bulan Muharram menjadi bulan yang penuh duka, secara mengingat tragedi Karbala yang terjadi di dalamnya.

Suatu ketika di suatu masa, seorang pemimpin keluarga, pemimpin komunitas yang disucikan, selama 10 hari berturut2 dipaksa untuk berpuasa di padang gersang, tak jauh darinya ada oase yang dijaga oleh tentara2 bengis yang berpedoman pada kitab yang sama, al-Quran yang mulia. Imam Huseyn bin Ali Sayyidu- syuhada Alaihimussalam, cucunda Rasulullah SAWW dengan kekuatannya yang hanya berjumlah 72 orang melewati hari ke 10 Muharram tahun 61Hijriah dengan erangan ketika leher suci beliau dipenggal oleh Syimr bin Dzil Jausyan. Cerita lengkap dapat disimak di link ini; Pembantaian di Karbala. Dan kemudian sejarah membuktikan, pembantaian demi pembantaian yang dilakukan oleh sesama Muslim diteruskan oleh para durjana bersorban demi kekuasaan dunia.

Tak ada kisah tragis yang melebihi kedahsyatan tragedi Karbala, bahkan Raja Bani Umayah waktu itu, Yazid bin Muawiyah secara diplomatis berusaha menyangkal kejadian itu dan melemparkan tanggung jawab ke panglima perangnya yang durjana Ubaidillah bin Ziyad, walaupun strategi politik dan kenyataan sejarahnya malah menguatkan hal itu. Imam Huseyn bin Ali AS adalah Amirul Mukminin dan Khalifah Nabi yang sah yang dipilih oleh umat Islam waktu itu, sepeninggal saudaranya Hasan bin Ali AS. Perseteruan politik dan kerakusan akan kekuasaan oleh Bani Umayah membuat mereka hilang ingatan, berusaha membantai lawan politiknya yang tak lain adalah cucunda Rasulullah SAWW.

10 Muharram tahun 61 Hijriah, Imam Husain a.s. gugur syahid di Padang Karbala. Sebelumnya, Imam Husain a.s. dipaksa untuk berbaiat kepada Yazid yang telah mengangkat diri sebagai khalifah umat muslimin. Imam Husain menolak berbaiat dan beliau bersama 72 sahabat dan anggota keluarganya, meninggalkan Madinah untuk menuju kota Kufah. Sebelumnya, rakyat kota Kufah mengundang beliau agar memimpin perjuangan melawan Yazid. Namun, represi dari pemerintahan Yazid membuat rakyat Kufah berkhianat dan dalam perjalanan menuju Kufah, kafilah Imam Husain digiring ke Padang Karbala, di tepi sungai Eufrat. Akhirnya pada tanggal 10 Muharam, pasukan Yazid menyerang Imam Husain. Dalam pertempuran yang sangat tidak seimbang itu, Imam Husain dan para pembela setia beliau gugur syahid.

Akulah Husein putra Ali, putra Fatimah
Untuk tunduk, aku tak kan sudi
Kubela keluarga ayahku sampai mati
aku memegang teguh agama Nabi

Kafilah Karbala Tiba di Damaskus
1 Shafar tahun 61 Hijriah, kafilah Karbala tiba di Damaskus, ibu kota pemerintahan Yazid bin Muawiyah. Dua puluh hari sebelumnya, tanggal 10 Muharram, Imam Husain a.s. beserta 72 anggota kafilah beliau bertempur di Padang Karbala melawan pasukan Yazid yang berjumlah ribuan orang. Imam Husain a.s. dan beberapa kerabat serta sahabat setia beliau gugur syahid dalam pertempuran ini. Sisa rombongan yang terdiri dari kaum perempuan, anak-anak, dan Imam Ali Zainal Abidin yang saat itu sedang sakit, ditawan oleh pasukan Yazid dan digiring ke Damaskus. Di hadapan khlayak Damaskus, Imam Zainal Abidin dan Sayyidah Zainab menyampaikan kejadian Karbala dan membongkar perilaku keji pasukan Yazid. Untuk mengelakkan kemarahan rakyatnya, Yazid mengingkari telah memerintahkan pembunuhan terhadap Imam Husain a.s. dan melemparkan kesalahan kepada komandan pasukannya, Ubaidillah bin Ziyad. Yazid juga terpaksa membebaskan kafilah Karbala untuk kembali ke Madinah.

Selanjutnya, dimasa kekhalifaan dinasti Umayah dan Abbasyah, para Imam AhlulBayt diberangus hak politiknya. Walaupun demikian, pengikut-pengikutnya tetap setia sampai saat ini. Tercatat beberapa kerajaan Islam yang kemudian berdiri dan berlandaskan perjuangan Imam Huseyn bin Ali; semisal Dinasti Fatimiah di Mesir dan Republik Islam Iran.

Peristiwa Penting
1 Muharram
Khalifah Umar Al-Khattab menetapkan adalah hari pertama bagi setiap tahun baru Islam (Kalendar Hijriah) atas usul sahabat Ali bin Abi Thalib..
10 Muharram
– 10 Muharram – Dinamakan juga Hari Asyura. yakni pembantaian cucunda Rasulullah SAW, al Huseyn bin Ali, di padang Karbala, oleh tentara-tentara Yazid bin Muawiyah. Kepala beliau dipenggal dan diarak sampai Damaskus. Keluarga beliau termasuk anak2 dibantai dan dibunuh, terkecuali wanitanya yang kemudian dijadikan tawanan perang….
– Nabi Adam bertaubat kepada Allah.
– Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.
– Nabi Nuh diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.
– Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.
– Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa.
– Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara.
– Penglihatan Nabi Yaakob yang kabur dipulihkkan Allah.
– Nabi Ayub dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya.
– Nabi Yunus selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
– Laut Merah terbelah dua untuk menyelamatkan Nabi Musa dan pengikutnya dari tentera Firaun.
– Kesalahan (??) Nabi Daud diampuni Allah.
– Nabi Sulaiman dikurniakan Allah kerajaan yang besar.
– Hari pertama Allah menciptakan alam.
– Hari Pertama Allah menurunkan rahmat.
– Hari pertama Allah menurunkan hujan.
– Allah menjadikan ‘Arasy.
– Allah menjadikan Luh Mahfuz.
– Allah menjadikan alam.
– Allah menjadikan Malaikat Jibril.
– Nabi Isa diangkat ke langit

Advertisements

22 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. @ef said, on January 19, 2007 at 9:15 pm

    Wah…., tiap tulisan di blog kita, enak-enak dibaca terus. Perlu lagi. (kaya’ iklan Tempo, dulu). Tapi bener bro, aku suka baca tulisan di sini. Makasih!

  2. ressay said, on January 20, 2007 at 12:24 am

    Alhamdulillah, akhirnya menemukan weblog pecinta Ahlulbayt juga. kunjungi weblog saya juga yach. minta tanggapan, saran dan kritiknya.

    Saya alumni SMA Plus MUTHAHHARI. sekarang lagi kuliah di Fak.Hukum UNS Solo

    Yasser Arafat
    0856 21 900 87

  3. kakang said, on January 4, 2008 at 7:15 am

    wah ini weblog syiah ya? bertaubatlah kepada Allah saudaraku sebelum nyawa ada di kerongkongan..betaubatlah kepada Allah supaya Engkau..
    beruntung…

  4. ISAL said, on January 7, 2008 at 8:59 pm

    terimakasih, atas pencerahannya.
    asyura tahun ini dimana?

  5. Elan said, on January 11, 2008 at 5:56 am

    Kakang, Memang kenapa kalau Syiah? Allahnya & Nabinya bedakah? Astagfirullah. Mau masuk sorga sendiri, yakin paling bener?
    Kalau baru dengar cerita tentang Syiah, mbok coba cari info SENDIRI, jangan tanya2 pada sama2 non Syiah.
    Bagaimana mau ‘melawan’ musuh2 Islam kalau sesama pengikut Nabi Muhammad SAW berantem Kang.

  6. m.dalil haidar said, on January 11, 2008 at 10:40 pm

    alhamdulilla saya menemukan blog tentang ahlul bayt dan dngn bacaan ini smoga qta slalu ingat akan para imam kita
    dan qta bisa sedikit merenung sejenak meritihkan air mata mengenang tragedi karbala

    m.dalil haidar
    labschool upi

  7. odiq said, on January 18, 2008 at 10:57 am

    Kalau boleh usul nikh..,Lebih berbobot lagi kalau di dimuat juga referensinya, sepertinya ada pencapur-adukan riwayat-riwayatnya antara yang maudzu’ menurut syi’ah dan shahih menurut sunnah mengenai kejadian-kejadian di 10 Muharram, jelasnya untuk menafikan sakralitas 10 Muharram ada upaya propaganda dengan memunculkan historika kemenangan dan kejayaan ummat atau tokoh tertentu…, ya…politis sih…dan selamat mengkaji…!!!

  8. mustaghfirin said, on February 1, 2008 at 3:11 pm

    kepada saudaraku syiah.. aku nasehatkan kepada kalian,bertaqwalah kepada Allah, berpegang teguhlah kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah,, sungguh anda telah membuat kedustaan yang sangat besar atas nama agama,anda mengklaim dan bahkan mengatakan para kholifah sebelum imam ali karomallhu wajhah tidak sah,,darimana dan sejarah mana yang anda ikuti? anda menantikan Al Imam Al Muntadhor yang akan keluar dari sebuah goa, dari mana ajaran itu?adakah Al-Qur’an dan As-Sunnah menceritakannya? anda memperingati hari As-Syuro dengan menyiksa diri, dari mana ajaran itu? anak-anak kecil kalian jadikan korban dalam memperingati hari as-syuro, darimana ajaran itu? kembalilah kejalan yan gbenar wahai saudaraku sebelum kematian datang dan menghampiri kita semua..

  9. HAMBA 4JJI said, on April 7, 2008 at 9:46 am

    LEBIH BAIK KITA BERSATU WAHAI UMAT ISLAM..!!!
    MUSUH KITA YANG NYATA ADA DI DEPAN MATA ( DAJJAL DAN BUDAK2 NYA YANG TIDAK PUNYA AGAMA ) YANG TELAH MEMBANTAI AGAMA ISLAM DAN UMATNYA HINGGA SEKARANG DENGAN TERANG-TERANGAN…

    MARI KITA BELA AGAMA ISLAM
    ALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR…

  10. jaya said, on June 8, 2008 at 1:28 am

    dimanako cs? kpn ke makasar?

  11. aznizam said, on October 26, 2008 at 12:25 am

    tidak sempurna iman seseorang selagi dia tidak mencintai dan mengasihi ahlul bait rasullah

  12. ali shahab said, on November 21, 2008 at 1:26 am

    wah bgus bget ni pnjelasan nya,

    bleh d copy paste nga’

    aq mnta izin ni!

    bles ya,

    sukron.

  13. ali shahab said, on November 21, 2008 at 1:38 am

    btw nt dpet dari situs http://melayu.husayniya.org ni jga ya!!!!

    or tu situs yg copy!!!!

  14. Heri said, on December 26, 2008 at 5:24 pm

    Dengar saudara-saudara syiah itu saudara kita,
    kita harus bersatu. jangan menonjolkan perbedaan
    di antara kita, mari kita cari kesamaan yang menyatukan
    umat Islam Syiah dan Suni.

    Terima kasih

  15. umam said, on December 29, 2008 at 12:27 am

    bagus penjelasan tentang muharramnya mas. jelas dan enak d’baca. met tahun baru hijriyah 1430 H.

  16. Onthel said, on January 24, 2009 at 12:31 pm

    Saya bukan orang Syiah, utk fiqh mungkin banyak ikut ke Muhammadiyah.
    Kebencian yg banyak dihembuskan kepada Syiah sptnya terlalu dibesar2kan, dulu saya pernah ikut milis Islami dari 2003, tapi saya hentikan sekitar 2006 karena banyaknya provokasi yg mendiskreditkan Syiah dengan bahasa yang kurang etis malah.

    Lihatlah saat ini, hanya Iran yang notabene Syiah lah yang berada di garda paling depan dalam melawan ketidak adilan terhadap Islam.
    Jika akan ada Khalifah lagi di bumi ini, menurut saudara2 darimana dia akan berasal?

  17. Q Joko Pinter said, on February 5, 2009 at 11:17 am

    Bangsa macam apa kita yang begitu bangganya menyaksikan pelantikan Obama pemimpin negara yang jelas-jelas memerangi dan menumpahkan darah umat islam di seluruh dunia, sementara di depan TV kita hanya bisa menyaksikan bagaimana umat islam di Palestin bantai oleh Bani Israil yang didukung penuh oleh AS, termasuk wahabi yang dengan setia menjilati dubur Yahudi dan Nasrani hanya untuk harta dunia.
    Marilah saudaraku muslim kita bersatu, tanggalkan jubah Syiah dan Suni kita karena musuh kita sudah nyata Bani Israil dengan Yahudinya dan Amerika dengan Nasraninya.

  18. rezandy said, on February 11, 2009 at 10:17 pm

    koq cuma husein yang memberi perlawanan kepada khalifah “yang tidak sah”? imam2 syiah yang lain kenapa anteng2 saja?

    adiknya, hasan malah menyerahkan jabatan kekhalifahan kepada ayah yazid.

  19. rezandy said, on February 11, 2009 at 10:18 pm

    sorry salah ketik, maksd ane, kakaknya, hasan..

  20. Melayu Boleh said, on April 20, 2009 at 3:32 pm

    sekarang banyak dah dengar tentang kisah kejayaan anak melayu.malaysia boleh.melayu boleh

  21. Ahmad bin Salahudin said, on December 19, 2009 at 12:48 pm

    alhamdulillah, blog ini bagus…

  22. ivn said, on December 16, 2010 at 3:12 am

    belajarlah dari sejarah yang benar….pemimpin kita harus ma’syum…bersatulah islam


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: