…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

hari ini asyura

Posted in Renungan by daengrusle on January 30, 2007

Every day is Ashura and every land is Kerbala 

hari ini, 10 Muharram 1428H, adalah hari Asyura, hari Karbala……

13 abad yang lalu, di hari yang teramat panas, di padang yang tandus,jauh dari peradaban, sang manusia suci al Imam al-Huseyn bin Ali AS, cucunda tercinta nabi besar Muhammad SAW, yang tengkuknya saban hari dicium dan diusap dengan kasih sayang oleh sang Nabi, meregang nyawa bak sembelihan di ujung pedang Syimr bin Dzil Jausyan, laknat Allah atasnya. Tengkuk yang harum dan kecintaan Rasul itu diiris perlahan oleh sang Durjana, namun tak segorespun membekas di kulit mulia itu, sampai kemudian al-Huseyn berujar syahdu “mana mungkin kau akan sanggup mengirisnya, sedang usapan mulut suci Rasulullah masiih membekas padanya, cobalah sisi leherku yang lain……”

dan hari itu, martyr suci itu syahid, menyusul ayahanda dan saudaranya yang juga dibunuh oleh kezaliman dan kerakusan akan kekuasaan.

pembantaian di Karbala, saat ini kemudian menjadi semacam momentum. momentum penyegaran kembali semangat untuk memerangi kezaliman. bahwa kezaliman, masih sering terjadi di sekeliling kita, terutama oleh para durjana yang maruk akan kekuasaan dan kekayaan, bahkan oleh umat Islam sendiri terhadap sesamanya. apa yang terjadi di tahun 61H tersebut, ketika umat Islam masih belum melupakan setiap rincian ucapan Rasulullah SAWW, ketika para sahabat yang bergaul dengan beliau masih hidup, ketika pusara beliau masih basah, ketika jejak kaki beliau masih membekas segar di makkah dan madinah, kemudian umat yang dibesarkan beliau dengan kasih sayang, dengan welas kasih kemudian membunuhi dengan keji keluarga beliau. Menantu kesayangan beliau, Imam Ali bin Abi Thalib AS ditikam ketika shalat subuh di Kufah, cucunda beliau Imam al Hasan AS di racun di Medinah, dan yang paling tragis cucu kesayangan beliau al Huseyn dipenggal di Karbala beserta keluarganya.

Kezaliman, adalah produk kandung kekuasaan. ketika sejumput kekuasaan berada di tangan yang salah, kemudian kezaliman menjadi produk unggulan untuk melanggengkan kekuasaan tersebut. Pembunuhan lawan politik adalah biasa, ketika seseorang atau sekelompok orang berusaha meluruskan kekuasaan, kemudian si zalim akan menghilangkannya dengan segenap kekuasaannya, apapun harganya. Bahkan kepercayaan menjadi barang absurd yang menjadi parameter tak bernilai di mata mereka.

Ilahi….

to know what is Ashura (English), please visit this link; http://www.ashura.com/
or in bahasa Indonesia: http://halaman-asyura.blogspot.com/

if you try to find any links related to Ashura by searching in Google you will find 1,270,000 link with key words “Ashura“.  If you type with another key words as “Asyura“, you will find 286,000 link to it. Another key words may vary with “karbala”, muharram, syiah link, etc.

being 31; much sirik!.

Posted in Renungan by daengrusle on January 25, 2007

secara sadar, setiap kali saya membaca sebuah tulisan, puisi prosa, cerpen, buku, novel, artikel di koran, majalah, atau halaman blog, saya berusaha mengenali si penulis dengan menebak umurnya. apakah dia seusia dengan saya, lebih tua dari saya, atau celakanya, lebih muda. mengapa saya memper’masalah’kan hal ini, karena saya memiliki masalah dengan pencapaian prestasi dengan tingkat kepuasan pribadi yang kurang memadai. sifat ini tentu saja jelek, menurut sebagian orang-orang bijak, dan saya membenarkan sepenuh hati. namun kadang, sifat jelek muncul secara spontan dari diri ini, walau sesaat kemudiaN suara hati yang lain bakal memberikan banyak kenyataan kontradiksi yang menyadarkan bahwa prestasi dan kompetensi diri itu berbanding lurus. ada pepatah bugis yang mengajarkan kearifan “pada laleng teppada upe’, sama jalannya, tak sama peruntungannya. sadar? tidak!

di usia saya yang menjelang 31, saya baru sadar, ketika Consumer Loan Officer sebuah Bank, menanyakan umur saya, yang kemudian saya jawab dengan “30”. Dia mengkoreksi “31 pak ya” secara melihat ke form data pribadi yang telah saya isi sebelumnya. 31? berarti setahun melampaui 30, atau 9 tahun menjelang 40, atau 19 tahun menuju setengah abad.

pertanyaan mendasar, dibanding rekan2 seusia atau malah yang lebih muda, apa yang telah saya capai? perbandingan yang paling menyakitkan adalah membandingkan dengan rekan2 yang punya segudang prestasi; menulis novel yang kemudian jadi filem laris dan dibuatin sekual sinetronnya di stasiun televisi ternama, manager atau posisi vital di perusahaan asing, mengoperasikan perusahaan sendiri dengan omzet miliaran, menjadi expat di luar negeri, kuliah di negeri entah berentah dll. dan hati ini pun penuh disesaki aroma kecemburuan yang dalam kosa kata bugis yang saya senangi berbunyi “mangempuru”. Sirik tanda tak mampu? Yes! (more…)

Muharram, Asyura, dan pembantaian itu…

Posted in Renungan by daengrusle on January 19, 2007

asyura

Selamat tahun baru Hijriah, 1 Muharram 1428H! Semoga dunia Islam dan dunia keseluruhan umumnya, dan Indonesia khususnya menjadi lebih baik di tahun ini. Amin!

Gambar diatas adalah ilustrasi kuda tunggangan Imam Huseyn bin Ali bin Abi Thalib yang kembali ke kemah beliau karena tuannya telah tewas dibantai oleh tentara Yazid bin Muawiyah.

Muharram  (محرّم) adalah bulan pertama tahun penanggalan Islam, Hijriyah. Ditetapkan pertama kali oleh Khalifah Umar ibnu al-Khattab atas saran dari menantu suci Rasulullah SAWW, yakni Imam Ali bin Abi Thalib karamalLahu wajhahu. Rasulullah SAWW sendiri, dengan perkenan Allah SWT dalam firmanNya, menetapkan bahwa bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (Rajab, Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram), dan didalamnya dilarang melakukan peperangan dan tindak kekerasan lainnya, walaupun kemudian di-mansukh kan oleh sebagian ulama disebabkan banyaknya pembantaian dan peperangan yang terjadi dibulan ini, seperti misalnya pembantaian atas diri Imam Huseyn bin Ali di padang Karbala, 10 Muharram 61H. Rasulullah SAWW juga menetapkan bahwa Muharram adalah bulan nya Allah (shahrulLah) dan merupakan bulan yang mulia sesudah Ramadhan.

Sebagaimana umumnya menyambut tahun baru, umat Islam dibeberapa negara juga merayakannya sebagai hari permulaan tahun, berdoa semoga tahun ke depan menjadi tahun yang lebih baik dari sebelumnya. Tahun baru bisa berarti juga kelahiran kembali, reposisi semangat dan motivasi, menjadi momentum untuk meneguhkan tekad menghadapi hidup. Namun dibeberapa negara, dan dibeberapa komunitas Muslim Syiah, bulan Muharram menjadi bulan yang penuh duka, secara mengingat tragedi Karbala yang terjadi di dalamnya. (more…)

benalu dari itb

Posted in Renungan by daengrusle on January 15, 2007

Dari sejak tamat dari ITB tahun 1999, gw sudah berusaha berdamai dengan dunia kapitalisme, dengan mencoba peruntungan mencari kerja di perusahaan2 padat modal. Bahkan impian pertama gw adalah bekerja di perusahaan2 blue chip, baik asing ataupun lokal. Namun krisis ekonomi yang menghempaskan Indonesia sejak 1998 hanya mampu menyediakan lapangan kerja yang sedikit, dan itupun hanya memberi peluang buat experience and specialist worker, bukan buat gw yang cuman ‘fresh graduate dan hanya bangga mencantumkan Kerja Praktek dan ngajar privat sebagai item professional experience di CV gw. Mungkin terhitung 200an surat lamaran kerja gw kirimkan via pos dan email ke perusahaan-perusahaan, mulai dari alamatnya PO Box doang, sampai yang email company dengan domain gratis an. Informasi apapun yang gw dapat, entah kabar burung, kabar kabari, sampai kabar kabur gw manfaatkan untuk mencari lowongan kerja berharap bisa mendapat penghasilan sendiri, lepas dari tanggungan dan beban keluarga. Menjadi benalu sungguh sangat tidak manusiawi, apalagi menyandang status jebolan reputable university. (more…)

berhenti

Posted in Renungan by daengrusle on January 12, 2007

untuk sesuatu yang harus dipikirkan kembali…

tahun baru kamera baru

Posted in Renungan by daengrusle on January 10, 2007

kamera baru older cam

lantaran kemaren liat di koran kompas, ada year end sale promotion dari olympus. nyadar kalo old cam gw yang berjudul Camedia C-350 dah mulai usang dan out of date (belinya Maret 2004), plus pengen naik jenjang ke potografer amatiran, gw coba beli kamera E-500 Olympus mesen ke adek gw buat nyari cepetan di Kelapa Gading, soale di iklannya periode sale nya cuman dari tgl 21-31des2006 doank. Akhirnya terbeli juga. Kemaren senin nyampe ke rumah dengan packaging dari papan kayu yang susah banget ngebukanya, mesti pake martil…hehehe…

iseng-iseng ngejepret desktop kerja gw, keliatan awut2an biar kesannya sibuk kerja an ampe lupa housekeeping…

so, new year, new camera, new hobby! new kapitalis!

desktop

notes: ada foto ahmedinejad bareng SBY, monitor HP, kalender meja Cepron, USB 1GB Xporter, tempat pen ITB hasil pampasan perang, gantungan kuci berkaos Maradona, foto Mahdi, dua HP bulukan, badge2 lampau, dan tempelan2 kertas yang gak penting banget…hehehe, kecuali Nasehat Khomeini…(it’s very very meaningful advise)

apa kabar kesederhanaan

Posted in Kenangan by daengrusle on January 8, 2007

Mahdi dan Pantai

apa kabar kesederhanaan…
masihkah kau berselimutkan kearifan
menahan dinginnya keangkuhan agar tetap hangat dalam berbagi
menutup rapat tubuh agar semua menjadi malu

dimana gerangan kejujuran
bak mata uang, dicari tapi mahal harganya
orang coba menukarmu dengan kebohongan
tapi busuknya membuat muntah sejagad

duhai mana kesetiaan
yang mensenyumi dan menjilati kesombongan
agar semuanya menari genit di altar
dan bercumbu dengan masa depan…

belajar memperbaiki

Posted in Renungan by daengrusle on January 5, 2007

setiap orang pasti akan menjadi tua, tapi tidak semua nya akan menjadi dewasa. kedewasaan berada pada bingkai kematangan hidup, yang implikasinya adalah bagaimana menilai dan memandang sesuatu dengan cara yang lebih baik. lebih bijak. apa tolak ukurnya?

beberapa orang selalu menyatakan bahwa hanya ada dua; proses dan hasil.
bagi yang melihat kematangan dari segi proses, mereka akan memandang bagaimana kita menjalankan proses itu dengan langkah-langkah yang lebih baik, memperbaiki proses, menjalin hubungan yang lebih baik dengan orang sekitar. mereka percaya, proses yang benar dan bijak akan menghasilkan seusatu yang maksimal, bahkan bisa melebihi ekspektasi. bagi yang melihat kematangan dari segi hasil tentunya hanya melihat bagaimana posisi relatif seseorang terhadap ekspektasi pribadi dan lingkungannya, apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan atau tidak. ketika ia berhasil menjadi seseorang yang bisa menjadi panutan dalam keluarga dan masyarakat nya, maka berhasillah dia. apalagi kalau rupanya apa yang dikerjakannya menjadi sesuatu yang berguna buat masyarakat. maka tak perlu dia mengeluarkan banyak duit untuk menaikkan citra (apalagi buat pemilu), masyarakat yang akan menilai sendiri, bahkan menjaga citra tersebut. (more…)

dapat kunjungan seleblog

Posted in Renungan by daengrusle on January 4, 2007

 

…..senangnya hatiku
hilang panas demamku
semua karena ….
(halah…penggalan lagu iklan Insana)

beberapa hari ini blog jelek ini dapat comment dari seleblog, walau secuil tp berarti hahahha….
nah, kok bisa2nya yah dapat kunjungan dari salah satu seleblog (bener gak sih dia termasuk salah satu seleb blog?)
yah, cara logisnya, mesti ngunjungin dulu blog nya si seleb (asal kamu gak termasuk sponsor kampanye “jangan comment di blog seleb”), isi comment, tapi jangan yg spam comment….yg cuman ngocol (?) dgn satu-dua suku kata saja just want to say hello, it’s not accepted dunk…:p

anyway, bukan bangga n senang tak terkira sih sebenarnya….hanya takjub, mereka sudi mampir di blog jablai ini…hahhaa..

tp buat saya, inti nya adalah silaturahmi…
thanks a lot buat rekan-rekan blogger lain yg juga dah mampir disini…

dua musibah di awal tahun

Posted in Random by daengrusle on January 2, 2007

Maaf, isi tulisan ini hanyalah “jiplakan” dari situs Kompas, saya tidak punya kemampuan untuk menuliskannya dengan kata-kata sendiri….hanya “inna lilLahi wa inna ilaiHi rajiunn”
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. QS; 3:185

Sumber: http://www.kompas.com
1. KMP Senopati Nusantara Tenggelam
REMBANG, KOMPAS – Sampai Senin malam pukul 20.45 (1/1) korban penumpang KMP Senopati Nusantara yang tewas maupun selamat masih simpang siur. Mengingat lokasi penemuan korban tersebar di sepanjang pantai utara (pantura) timur pulau Jawa, khususnya Jepara, Pati, Rembang, hingga Tuban, Gresik Jatim.
Di komplek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rembang, terpampang pengumuman dari Kepala Badan Informasi Komunikasi dan Kehumasan (BIKK), Saman Kadarisman, jumlah penumpang selamat 204 orang.
Tetapi khusus korban yang diangkut ke RSUD Rembang, sejak Sabtu (30/12) hingga Senin malam (1/1) pukul 20.45 tercatat 88 orang. Dua di antaranya meninggal, yaitu seorang perempuan dan laki-laki yang belum diketahui indentitasnya.

2. Pesawat Adam Air Jatuh Di Polewali
MAKASSAR, KOMPAS – Pesawat Adam Air yang dinyatakan hilang dalam perjalanan Surabaya-Manado, ditemukan di Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kondisi pesawat saat ditemukan, hancur dan sebagian besar penumpang diperkirakan sekitar 90 orang penumpang, tewas.
Kepala Kepolisian Wilayah Parepare Komisaris Besar Genot Haryanto yang dihubungi Selasa (2/1) pagi mengatakan, diperkirakan pesawat jatuh sekitar pukul 16.00 wita dan ditemukan oleh petugas polisi sekitar setengah jam setelah itu. cuaca buruk dan medan yang sulit membuat koordinasi dan informasi menjadi lambat.
“Pesawat diperkirakan jatuh sekitar pukul 16.00 dan ditemukan sekitar pukul 16.30. Informasinya lambat karena medan yang sulit dan cuaca yang buruk. Sejak kemarin hujan cukup deras dan angin kencang. Lokasi jatuhnya di pegunungan dan kondisi pesawat hancur. Sebagian besar penumpang diprkirakan tewas dan ada sekitar sepuluh yang selamat,” jelas Genot.
Saat ini petugas dari berbagai instansi sedang menuju ke lokasi jatuhnya pesawat untuk melakukan evakuasi. Lokasi jatuhnya pesawat naas ini antara Kabupaten Polman dan Kabupaten Mamasa.