…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

Pilkada Aceh: Kemenangan Rakyat Aceh sesungguhnya..

Posted in Renungan by daengrusle on December 14, 2006

Pilkada kepemimpinan lokal Aceh telah berlangsung 11 Desember 2006 kemaren. Hasil quick count beberapa lembaga independen menunjukkan dominasi pasangan calon ex-GAM dalam pemilihan Gubernur dan Bupati di beberapa lokasi. Hasil akhir yang akan diumumkan KIP (Komisi Independen Pemilihan) kemungkinan tidak akan jauh meleset dari hasil quick count ini. Pasangan exponen GAM dan SIRA; Irwandi Yusuf-Muhammad Nazar, keduanya pernah dipenjarakan oleh pemerintahan Megawati Soekarnoputri, berpeluang besar memenangkan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur dengan meraup tak kurang dari 38,57% suara rakyat Aceh.

Harapan rakyat Aceh akan perubahan kelihatannya akan terwujud, setelah terkungkung dalam pijakan orde baru dan order ‘status quo’ 4o tahun lamanya. Sudah waktunya mereka dipimpin oleh putra daerah yang mengakar dari rakyat, bersih dari politik busuk, tidak pernah tercemari oleh birokrasi lama, berangkat dari perjuangan politik dan fisik, cerdas, dan diharapkan jujur, dan paling penting mendapat dukungan dari semua pihak, terutama GAM (kini KPA; Komisi Peralihan Aceh) dan Pemerintah. Pemerintah melalui suara Wapres, Presiden dan Menhan menyuarakan netralitasnya bahwa siapapun yang memenangi pilkada tentunya sudah merupakan kehendak rakyat, toh sudah tidak ada juga GAM, semua sudah warga Indonesia, sejak ditandatanganinya MOU Helsinki Selentingan kabar tersiar bahwa pasangan independen ini malah mendapat dukungan dari Wapres JK.

Congratulation buat rakyat Aceh, semoga damai dan jaya selalu. Amin.

Advertisements

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Munawir said, on December 14, 2006 at 10:03 pm

    hmm… amanji itu aceh daeng..?? saya mau ke aceh minggu depan…!!! 🙂

    thanks daeng sudah menelpon waktu saya sakit… itu sangat berarti bagi saya daeng…!!!

    btw sudah donlot lagu bugis dari YouTube…??

  2. Muhammad Irdan AB said, on December 18, 2006 at 10:49 am

    Ini adalah momentum rakyat Aceh menentukan sendiri peradabannya yang diharapkan tidak dikembalikan lagi kepada kungkungan sentralisme pusat.

    Trmakasih pak atas apresiasinya.

    Irdan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: