…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

susah liat orang senang, senang liat orang susah

Posted in Renungan by daengrusle on November 7, 2006

Public Sinism…. untuk kebijakan publik yang di dalamnya terkandung hajat hidup vital rakyat, disamping sikap optimisme dan prasangka baik, juga perlu melakukan kontrol yang kritis mengingat betapa sering kita dibohongi dan dipecundangi oleh maruknya sang pelayan publik untuk mensejahterakan diri di atas kesejahteraan publik. Kita mungkin tidak akan lupa, bagaimana tsunami Aceh dan Nias mendatangkan gelontoran dana dalam dan luar negeri, dan kemudian menjadi santapan sang pejabat. Dana pangandaran dan gempa yogya juga tak lepas dari korupsi. Tak lupa juga bagaimana dana jamaah haji di department agama digunakan untuk hal yang sangat paradoks di tengah jeritan ekonomi rakyat; mengongkosi para pejabat dan keluarga naik haji, sudah barang tentu kita semua sepakat bahwa para pejabat pemerintah dan keluarganya bukanlah termasuk golongan ekonomi lemah sehingga perlu dibantu. Naudzubillahi min dzalik.
Berikut beberapa berita terhangat yang ‘mungkin bisa di sinisi:
1. Tommy Soeharto bebas bersyarat karena berkelakukan baik; masih ingat betapa susahnya menangkap si ‘buron’ Tommy, betapa dengan sadisnya membunuh sang Hakim Agung, dan proyek ‘terima kasih’ yang membuat banyak direksi BUMN tersenyum kecut dan jantungan ketika menghadapi auditor dan kejaksaan. Namun kemudian, dia dianggap berkelakuan baik, sehingga yang mestinya baru bisa bebas tahun 2016, tapi tahun ini sudah bisa menghirup udara bebas, karena katanya prosedur dan peraturan sudah mengatakan demikian. Alih-alih mendapat hukuman mati karena menghilangkan nyawa yang mulia Hakim Agung yang notabene pejabat negara, ini malah mendapat remisi 10 tahun!!! Bisakah kemudian Amrozi dkk juga mendapatkan perlakuan yang sama? Atau tidak usah lah yang punya kejahatan kronis, tarohlah para maling kelas teri atau TKI di malaysia, arab, dll pernahkah mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah, bil khusus pak Menteri yang terhormat Hamid Awaluddin yang juga sumpah ‘palsu’ nya mengorbankan rekan kerjanya….
2. lumpur sidoarjo; mendengar ini kita hanya bisa mengelus dada. Kok bisa, sudah nyaris 4 bulan, melewati puasa dan ramadhan, persoalan ini gak terselesaikan, dan cenderung lamban dengan hanya mengandalkan solusi temporer; membuat tanggul dengan dana milyaran?
3. kerusuhan Poso; memang kita sepakat bahwa para pelaku teror itu pantas untuk dikejar dan dihukum setimpal atas perbuatannya, juga 29 pemuda Poso yang menjadi DPO dan dianggap dilindungi oleh Ustad Adnan Arsal. Tapi mengapa para anggota brimob yang jelas2 sudah membunuh seorang warga terkesan dilindungi; justru yang muncul dan dikedepankan adalah 29 pemuda Poso ini. Kadang kita lupa menerapkan teladan yang baik, sebelum menyruuh orang lain berbuat baik, hendaknya contoh yang baik juga ditunjukkan. Masa’ cuman abu nawas doang yang bisa memberi pelajaran kebaikan ini, sewajarnya pejabat Polri juga bisa menunjukkan citra dan watak yang bersih.
4. dan lain-lain

Tradisi paradoks, sudah jamak dan umum kita dapati, bukan cuman di Indonesia, tapi juga di lingkungan global ini, banyak terjadi paradoks dan standar ganda. Ketika menerapkan suatu hukum kepada pihak lain, terutama kepada pihak musuh, sanksi tegas dan berlaku seakan hamba hukum yang sangat teramat jujur dan adil diterapkan. Tapi apa yang terjadi sekiranya, kejadian ini terjadi di pihak sendiri atau kawan main, mulailah permainan silat lidah dimulai, dan ujung2nya kepercayaan pun meluntur. Kok mau nyapu jalan pake sapu kotor…hehehe
Beberapa paradoks yang bisa diambil contoh;
1.UPK3R
2. paradoks hukum extradisi negara Singapura

tulisan ini belum lah selesai….kawan…

Advertisements

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. Dino said, on November 7, 2006 at 10:03 am

    Iya saya setuju kalo tulisan ini belum selesai, membuatku prihatin dan kadang bingung mau dari mana kita berubah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: