…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

masih untuk Pram

Posted in Renungan by daengrusle on May 3, 2006

Go to fullsize imageGo to fullsize imageGo to fullsize imageGo to fullsize imageGo to fullsize imageada hening di pagi pergi mu,namun juga tangis terdengar sayup. beribu lirih duka dan air mata mengucur dari bibir-bibir pengagummu. yang lewat kalam mu, mereka bangkit….dan lewat tuturmu mereka melihat. pram,sekian tahun teriakmu menggema lantang ketika se-zaman dengan bung karno – yang kau kagumi sebagai nation builder zonder darah..namun sekian tahun pula kemudian dibungkam oleh orba walau hati dan jarimu tak kaubiarkan juga terbelenggu. semoga karyamu masih terus mengalir walau kami tak lagi dapat mem’baca’nya..kini kami hanya bisa menjelajah pikiranmu lewat tuturmu…selamat jalan….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: