…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

sesatkah mereka…?

Posted in Renungan by daengrusle on April 19, 2006

hari ini di detik ada berita ttg dimulainya persidangan pengadilan Lia Aminuddin pemimpin Jamaah Salamullah karena dianggap mengganggu ketertiban umum. Sebelumnya, rumah peribadatan mereka juga didatangi warga dan diancam untuk dirusak. Hal yang sama terjadi juga kepada jamaat Ahmadiyah di Sawangan, Mataram dan lain-lain.

Dulu, pada era 1980-an, Komunitas Islam Jamaah juga dilabrak. Pada era 1990-an, sebuah konferensi 'Islam' dilangsungkan di Senayan utnuk membahas ke'sesat'an Syiah….

Kelihatannya di Indonesia, trend stigmatisasi kesesatan terhadap beberapa golongan yang berani berbeda atau memiliki 'pemahaman' berbeda tentang Islam masih bersemai subur dan ter-cover oleh hukum Indonesia. Saya pribadi agak kurang 'nyaman' dengan kondisi ini, yang kelihatannya berusaha mengganggu sisi kemanusiaan seseorang dalam mengejawantahkan hubungan mereka dengan Tuhan. Selama mereka tidak 'memaksakan' ajaran yang mereka pahami kepada masyarakat umum, seharusnya tidak ada yang harus dihukum.

Hukum akan berbicara sekiranya ada unsur 'paksaan' atau 'penipuan' dalam penyebaran ajaran tersebut. Tapi kalau tidak, kenapa mereka harus diusir dari rumah-rumah ibadah mereka. Apakah kita kemudian – dengan secuil pengetahuan tentang agama – merasa berhak untuk mem'vonis' seseorang itu sesat dan men-jeblos-kan mereka keluar dari peradaban kemanusiaan? Siapa sebenarnya yang berhak mewakili Islam?

wallahu 'alam bis shawab

Advertisements

13 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. pipit said, on April 19, 2006 at 12:55 pm

    Wessss, halo Bos! Long time no see, ya πŸ˜‰
    Interesting blog :)…c u around then.

  2. ruslee said, on April 19, 2006 at 11:57 pm

    hi juga Pipit…
    he eh, lama banget yah….gak contact…
    thanks to visit my blog! :))

  3. fijri said, on April 23, 2006 at 10:17 am

    i just wanna answer the question above : yes, they are…

    and what should we do?
    honestly.. i don’t know about that ..

    but i think we have many “ulama” in our country and i believe that if they make some decisions/”fatwa”, it must has been processed carefully.
    they must be know better than us .. πŸ™‚

  4. fijri said, on April 23, 2006 at 10:22 am

    wallahu ta’ala ‘alamu bish-showab

  5. Noertika said, on April 23, 2006 at 11:58 pm

    Yes, I will agree that they have taken a wrong path if they tried to push and forced other people to joint and participate in their ‘belief’. But, if they only do their activity within themselv or limited community, we should not disturb them, right?

    As I understand, there were some non-Islamic community when Rasulullah govern Islamic society in Madinah or Makkah, but he, SAWW, never try to forced them go out form the city just only because they are different with Islam. Never. So, why we should punish Ahmadiyah, Islam Jamaah, Lia Aminuddin, and other…? Only because they are different with us…Even, the different should be debatable, we can be wrong or tru at all….

  6. fijri said, on April 24, 2006 at 10:03 am

    mmm… i’m not saying that i agree to make them suffer or tried to forced them out from this country
    i said that i agree with “fatwa MUI”…that’s all πŸ™‚

    i still have not had any knowledge about what did i suppose to do as a good moslems? πŸ™‚
    but maybe i’ll ask it.. of course to the expert ones πŸ™‚

  7. rusman said, on April 25, 2006 at 10:24 am

    tiada Tuhan selain Allah …. bukankah kalimat itu sudah menjadi pegangan bagi yang orang – orang yang berpikir … perbedaan yang terjadi hanyalah masalah pemahaman dan pengaplikasikannya, dalam pemahaman orang awam seperti aku…bagaikan engkau memusuhiku,hanya karena…..aku memilih berlari sedang engkau berjalan,ketika aku dilahirkan berwarna putih dan engkau berwarna kuning,ketika aku mencium tanah asal aku diciptakan sedang engkau mengencingi tanah kelahiranmu,ketika aku menangis pada setiap ulang tahunku dan engkau bersuka ria menyambutnya…Hidup bukanlah pilihanku…hidupku adalah anugerahku…perjalanan sampai kematianku adalah pilihanku…karena aku sendirilah yang mempertanggungjawabkannya….tidak dihadapanmu…tetapi di hadapanNya….

  8. Noertika said, on April 26, 2006 at 12:28 am

    we de deh, MANTAP dan puitis sekali commentnya sodaraku satu ini..;)

  9. rusman said, on April 26, 2006 at 4:36 am

    kutipan dari sinai.com:

    Beberapa orang Muslim yang ingin menyendiri dalam kehidupan dan tidak mau bergaul dengan masyarakat ramai mempunyai alasan yang kurang tepat. Beberapa sikap dan pemikiran yang kurang tepat adalah:

    1. Belum berda’wah tetapi sudah memvonis

    ……….selanjutnya baca di posting depan…

  10. fijri said, on April 26, 2006 at 6:46 am

    well…well…well.

    maybe sometimes we can discuss it together
    when we meet one day.

    it is very hard to discuss about this topic only by email..
    i’m afraid that we don’t get the real message from the other one..

    and also everything that we write were read by almost everyone who looked at this website.. and we have the responsibilities to ALLAH if we make mistakes and also make someone else make the same one πŸ™‚

    i’m sorry but i think i don’t have the capabilities

  11. Rusdianto Noertika said, on April 26, 2006 at 1:53 pm

    Assalamu’alaikum.. Ikut kasi’ comment ces..

    Saya memang bukan penganut Ahmadiyah dan tidak sependapat dengan pandangan Ahmadiyah ini, karena menurut pemahaman dan kepercayaan saya mereka bukan lah islam yang sebenarnya.. yaitu Islam yang sesuai dengan ajaran Rasulullah dan sahabatnya.. wallahu β€˜alam..
    Tapi terlepas dari itu semua.. penyerangan, pengrusakan, dan pembakaran yang dilakukan terhadap mereka, sama sekali tidak bisa dibiarkan. Negara tetap wajib melindungi mereka sebagaimana layaknya perlindungan terhadap semua warga negara..

    wallahu β€˜alam bish-showab

  12. rusman said, on May 2, 2006 at 2:37 am

    Assalamau alaikum…
    untuk love brother Anto:
    Tentunya tanggapan awal yang bisa diterima adalah tanggapan dari orang (sebut aja si A) yang pernah sempat mengikuti kegiatan ritual Ahmadiyah, tapi bukan berarti si A ini ikut meyakini, tapi mungkin hanya sekedar ingin tahu kegiatan mereka, nah selanjutnya dipertanyakan apakah pemahaman tentang Islam oleh si A ini sudah sesuai dengan ajaran Rasulullah SAWW,
    nah yang menjadi inti dari masalah ini, apakah kita sudah patut menjadi orang yang turut menentukan si A ini sudah menganut Islam yang benar ato tidak?? Wallahu’ alam kan ???….
    “hanya Engkau lah yang lebih tahu wahai pencipta dari segala yang tampak dan tidak”

  13. Hdklfjsd said, on March 29, 2007 at 12:13 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: