Peringatan
Peringatan
Oleh: Widji Thukul
Jika rakyat pergi
Ketika penguasa pidato
Kita harus hati-hati
Barangkali mereka putus asa
Kalau rakyat bersembunyi
Dan berbisik-bisik
Ketika membicarakan masalahnya sendiri
Penguasa harus waspada dan belajar mendengar
Bila rakyat berani mengeluh
Itu artinya sudah gawat
Dan bila omongan penguasa
Tidak boleh dibantah
Kebenaran pasti terancam
Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
Suara dibungkam
kritik dilarang tanpa alasan
Dituduh subversif dan mengganggu keamanan
Maka hanya ada satu kata: lawan!
Apa Daya
Lama tak meng-update blog ini, sepertinya ada rasa bersalah. Padahal salah satu resolusi tak tertulisku di tahun 2010 ini adalah akan mengupdate blog minimal sesering mungkin, minimal seminggu sekali. Namun kenyataannya, seperti biasa, inkonsistensi mendera diriku. Belum lagi soal kepentingan stakeholder yang menyita banyak energi, hehe2 alasan klasik, meski sebenarnya kalau mau dipaksakan waktu bisa dibekukan dengan memaksa diri ini mematut muka di depan layar komputer. Apa daya, kombinasi kemalasan dan inkonsistensi membuat satu resolusi ini terbengkalai.
Demikian penjelasa tak tuntas. He3.
Tentang Sebuah Kebencian Yang Terpelihara
<object width=”425″ height=”355″><param name=”movie” value=”>http://www.youtube.com/v/bCrCsTMokTU&hl=en”></param><param name=”wmode” value=”transparent”></param><embed src=”http://www.youtube.com/v/bCrCsTMokTU&hl=en” type=”application/x-shockwave-flash” wmode=”transparent” width=”425″ height=”355″></embed></object>



1 comment